Kejadian meninggalnya Remaja Desa Pengkol yang tenggelam saat mandi beberapa hari yang lalu, segera ditindak lanjuti oleh jajaran Polsek Penawangan dan Pemerintah Desa Pengkol. Tindakan tersebut guna untuk mencegah terulangnya kembali orang tenggelam terus digencarkan oleh Polsek Penawangan beserta Pemdes Pengkol.
Hal ini menindaklanjuti kejadian pada hari Senin (12/4/21) Nasib Nahas yang merenggut nyawa warga Desa Pengkol.

Dalam rangka antsisipasi kejadian yang sama terulang kembali, Polsek Penawangan Melalui Bhabinkantibmas Desa Pengkol Bripka W Baedlowi dan Pemerintah Desa Pengkol mengintrukiskan kepada warga Khususnya anak-anak untuk melakukan upaya-upaya pencegahan. Salah satunya adalah dengan memasang Spanduk berisi Himabauan Larangan mandi disungai.

Himbauan Memasang Jebakan Tikus Menggunakan Aliran listrik

Selain Himbaun Dilarang mandi di Sungai Polsek dan Pemdes Pengkol juga melaksanakan himbauan kepada para petani di Desa Pengkol agar dalam memberantas hama tikus sebaiknya jangan menggunakan aliran listrik atau setrum, Bhabinkamtibmas desa Pengkol, W Baedlowi mengatakan “Memasang Jebakan Tikus Menggunakan Aliran listrik baik dari Listrik PLN, Genset Ataupun ACCU Conventer sangat berbahaya jika lalai akan mengakibatkan kematian, seperti yang terjadi di Desa watupawon minggu yang lalu”

Pada minggu lalu warga Desa Watupawon Kecamatan Penawangan Mengalami nasib nahas, Meninggal dunia akibat kesetrum jebakan tikus yang dipasang disawah.

Himbauan ini sudah disosialisasikan kepada warga agar di patuhi dan di taati agar terjadi situasi yang aman, tertib dan terkendali.

 

 

Paska Terjadi Korban Tenggelam, Polsek Penawangan dan Pemdes Pengkol Pasang Spanduk Himbauan

195 gagasan untuk “Paska Terjadi Korban Tenggelam, Polsek Penawangan dan Pemdes Pengkol Pasang Spanduk Himbauan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *