Bantuan langsung tunai (BLT) pengalihan subsidi BBM mulai disalurkan dan dicairkan di Desa Pengkol kecamatan Penawangan, kepada 365 keluarga penerima manfaat (KPM), Sabtu (10/9/2022) pagi. Bantuan BLT BBM ini sebanyak Rp 300.000 untuk 2 bulan, dan Rp 200.000 bantuan sembako sehingga jumlah bantuan yang diterima warga Desa Pengkol sebanyak Rp 500.000. Menurut Sarno (52), salah seorang warga penerima bantuan BLT BBM mengaku senang dan bisa dipergunakan untuk melengkapi kebutuhan hidup mereka.
“Kalau soal kecukupan yah syukurlah, sangat cukup untuk menambah-nambah biaya anak sekolah termasuk Sembako dan Kebutuhan Dapur,” ucap Husnaeni.
“Terima kasih banyak kepada pemerintah yang telah meringankan biaya kami,” tambah Husnaeni.

Kepala Desa Pengkol Sugiharto mengatakan pemberian bantuan BLT BBM ini menandakan bukti bahwa pemerintah tidak pernah berhenti untuk memberikan bantuan kepada masyarakat. “Bantuan BLT BBM sebesar Rp 500.000 ini secara kebetulan BBM naik sehingga dicairkan sebagai belas kasihannya pemerintah,” kata Sugiharto saat dikonfirmasi di Balai Desa Pengkol usai pembagian bantuan BLT BBM, Sabtu (10/9/2022) Pagi.
Menurut Kades Pengkol, dengan bantuan BLT BBM ini, warga diharap bersabar dan dapat memahami bahwa pemerintah berupaya membantu warga meringankan beban hidup. “Termasuk menaikkan harga BBM ini adalah upaya pemerintah untuk mencari solusi yang lebih baik lagi,” ucap Sugiharto.

Bantuan BLT BBM ini sebanyak Rp 300.000 untuk 2 bulan dan Rp 200.000 dari bantuan sembako. “Jumlah bantuan langsung tunai yang diterima warga Desa Pengkol sebanyak Rp 500.000, itu terdiri dari BLT kompensasi BBM sebanyak Rp 150.000 per bulan selama 2 bulan, yakni September dan Oktober, ditambah bantuan Sembako sebesar Rp 200.000. Jadinya Rp 500.000 tanpa potongan berapa pun, dari mana pun, dan siapa pun,” pungkas Sugiharto.

365 KPM Di Desa Pengkol Terima BLT BBM

2,756 gagasan untuk “365 KPM Di Desa Pengkol Terima BLT BBM